Monday, January 2, 2012

Petinju Dunia Mike Tyson Ternyata Dulu Seorang Psikopat

Mantan juara dunia tinju kelas berat, Mike Tyson, mengaku menyesal telah menyia-nyiakan karirnya di dunia tinju. Kini, Si Leher Beton hanya ingin menjadi ayah yang baik bagi anak-anaknya.

Dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, Speigel, Tyson menceritakan karirnya sebagai petinju rusak karena tingkah lakunya sendiri. Mantan petinju yang telah memeluk Islam tersebut mengaku dulu dirinya seorang psikopat.

Tyson menjadi juara dunia tinju kelas berat termuda di usia 20 pada 1986 dengan mengalahkan Trevor Berbick di perebutan gelar juara dunia kelas berat WBC. Setahun kemudian, merebut gelar juara dunia kelas berat WBA dan IBF.

Pada 1992, karir Tyson mulai terpengaruh kehidupannya di luar ring. Saat itu Tyson harus hidup di balik jeruji selama tiga tahun karena melakukan pemerkosaan. Karir pria yang kini menginjak 45 tahun tersebut sempat meningkat pasca-penjara. Namun, setelah dikalahkan Evander Holyfield pada November 1996, kehebatan Tyson di atas ring tinggal sejarah.

Setelah itu Tyson harus melewati masa sulit termasuk kebangkrutan dan hanya beberapa kali melakukan pertarungan demi sekedar mencari nafkah. Tyson pun mengungkapkan mengapa karir tinjunya rusak.

"Saat itu saya seorang bajingan, psikopat dan sebuah kotoran. Saya pikir saya raja dunia. Tidak akan ada petinju yang menelan obat-obatan lebih banyak daripada saya. Bahkan saya tidak menyangka bisa hidup lebih dari 30 tahun. Saya beruntung masih bisa hidup. Tinju telah membuat saya gila," ujar Tyson kepada Speigel.

Tyson kini tinggal di Las Vegas dengan istri ketiganya, Lakiha, dan dua putra-putri, Morocco serta Milan. Pria yang memiliki nama Islam, Malik Abdul Aziz tersebut mengaku senang dengan kehidupan yang dijalaninya saat ini.

"Saya hanya ingin menjadi ayah yang baik. Saya ingin anak-anak memandang saya seorang ayah yang baik. Saya tidak minum alkohol, tidak merokok, tidak minum obat-obatan. Saya vegetarian, tidak makan daging dan telur."

No comments:

Post a Comment