Friday, May 27, 2011

KPR Mudah Dan Ringan Bank bjb saat ini gencar memasarkan produk KPR di lokasi-lokasi strategis

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk sebagai bank skala nasional yang memiliki jaringan di berbagai kota termasuk di kota-kota besar pulau Jawa ikut berpartisipasi dalam meningkatkan pelayanan sektor perumahan baik segmen middle low maupun middle up.
Oleh karena itu,bank bjb saat ini gencar memasarkan produk KPR di lokasi-lokasi strategis dengan harapan dapat memberikan informasi bahwa bank bjb siap melayani KPR.

Seperti diketahui,target pertumbuhan portofolio KPR bank bjb tahun 2011 sebesar Rp1 Triliun. Keputusan untuk go public atau menjadi perusahaan publik merupakan langkah perubahan pertama yang dilakukan perseroan.
“Kami membangun perspektif publik dan memberikan transparansi serta kepercayaan yang lebih kepada nasabah kami,”kata Direktur Konsumer PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (bank bjb)Tatang Sumarna.

Bertambahnya kepercayaan nasabah ditunjukkan dengan pertumbuhan dana pihak ketiga pasca IPO sebesar 21,55 persen dari Rp31,95 triliun per Desember 2010 menjadi Rp33,86 Triliun per Desember 2011. “Di atas pertumbuhan perbankan nasional," ujar Tatang.

Optimisme tersebut rupanya ditunjang oleh target perseroan untuk masuk dalam jajaran sepuluh besar perbankan nasional pada tahun 2015.

Tidak hanya kepercayaan publik yang bertambah, juga ditunjukkan oleh prestasi saham perseroan berkode BJBR. Saham ini dinobatkan sebagai saham IPO terbaik pada 2010, sejak melepas 25 persen saham kepada publik pada 7 Juli 2010 dengan harga IPO Rp600,- terus mencatat kenaikan lebih dari 800 poin di akhir tahun 2010.

Saat ini, banyak perbankan dalam rangka memasarkan produk KPR, berlomba-lomba melakukan kerjasama dengan developer. Dimana data menunjukkan bahwa pembiayaan KPR kepada end user untuk pemilikan hunian di proyek pengembang secara umum mempunyai kualitas yang cukup baik.

Oleh karenanya, bank bjb melakukan kerjasama dengan para developer anggota Real Estate Indonesia (REI) dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) melalui kejasama pembiayaan KPR.

Diharapkan dari kerjasama tersebut membuka peningkatan jalinan kerjasama kepada produk layanan bank bjb lainnya seperti kredit konstruksi, pengalihan piutang tunai bertahap maupun layanan e-banking antara lain integrated bill payment dan mobile collection.

Dari data statistik perbankan menunjukkan bahwa hampir separuh dari potensi pembiayaan KPR berada di wilayah Jawa Barat, Banten dan DKI, sehingga melalui kerjasama dengan para developer tersebut dapat menjangkau daerah-daerah lainnya yang merupakan jangkauan wilayah usaha bank bjb.

Selain itu juga, dalam rangka meningkatkan pemasaran KPR untuk segmen middle low, bank bjb saat ini sedang dalam proses rencana kerjasama dengan lembaga perumahan seperti Kemenpera, Jamsostek dan YKPP yang mana masih didominasi satu bank pemerintah.

Guna meningkatkan pelayanan KPR kepada masyarakat luas, bank bjb menawarkan salah satu produk unggulannya yang diberikan kepada pegawai aktif, anggota TNI/Polri, profesional dan wiraswasta untuk keperluan pembelian rumah, pembangunan rumah dan renovasi dengan syarat yang mudah dan ringan melalui KPR Multi Griya. Serta ditunjang dengan suku bunga KPR cukup kompetitif yaitu sebesar 9 persen.

Adapun keunggulan KPR Multi Griya adalah :
1. Jangka waktu pinjaman lebih panjang
2. Besarnya cicilan sangat fleksibel dapat disesuaikan dengan kemampuan nasabah
3. Pelunasan pinjaman dapat dilakukan setiap saat tanpa dibebani biaya pelunasan yang memberatkan
4. Proses cepat dan mudah
5. Plafond hingga maksimal 2 milyar.

Dari keunggulan yang ditawarkan KPR Multi Griya tersebut, diharapkan dapat membantu para nasabah yang masih kesulitan dalam mendapatkan rumah impian namun dengan cicilan yang ringan serta syarat yang tentunya tidak memberatkan.

No comments:

Post a Comment